PMAKI NTB APRESIASI POLSEK RASANAE BARAT BANGUN SARANA AIR BERSIH GRATIS UNTUK MASYARAKAT.




BIMA — Menghadapi ancaman kekeringan dan kesulitan masyarakat mendapatkan air bersih, Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polsek Rasanae Barat (Rasbar) Kota Bima menunjukkan kepedulian nyata dengan membantu menyediakan sarana air bersih yang dapat dimanfaatkan secara gratis oleh masyarakat.

Langkah tersebut mendapat apresiasi dari Paguyuban Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (PMAKI) NTB. Bantuan sarana air bersih dinilai bukan sekadar bentuk kepedulian sosial, tetapi juga merupakan wujud kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat, khususnya ketika warga menghadapi kondisi kekeringan dan keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar.


Sekjen PMAKI NTB, Muhammad Sofian Sani, menyampaikan apresiasi atas langkah Polsek Rasanae Barat tersebut. Menurutnya, di tengah berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, kehadiran institusi negara yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat patut mendapatkan penghargaan.

“PMAKI NTB mengapresiasi langkah Polsek Rasanae Barat yang menyediakan sarana air bersih gratis untuk masyarakat. Air adalah kebutuhan dasar. Ketika masyarakat menghadapi kekeringan dan kesulitan mendapatkan air, maka kehadiran aparat yang membantu memenuhi kebutuhan tersebut merupakan bentuk pengabdian yang nyata,” ujar Muhammad Sofian Sani.

Ia mengatakan, pelayanan kepada masyarakat tidak selalu harus diwujudkan dalam bentuk penegakan hukum. Kepolisian juga memiliki ruang pengabdian yang lebih luas, yakni membangun kedekatan dan kepedulian terhadap masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.

Menurutnya, apa yang dilakukan Polsek Rasanae Barat dapat menjadi contoh bahwa institusi kepolisian tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan keamanan dan ketertiban, tetapi juga dapat hadir ketika masyarakat menghadapi kesulitan akibat kondisi lingkungan dan bencana kekeringan.

“Ini yang harus terus dibangun. Negara harus hadir di tengah rakyat, terutama ketika rakyat menghadapi kesulitan. Sarana air bersih gratis seperti ini mungkin sederhana, tetapi bagi masyarakat yang sedang kesulitan mendapatkan air, manfaatnya sangat besar,” katanya.

PMAKI NTB berharap langkah tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi gerakan kepedulian bersama, sehingga persoalan kekeringan tidak hanya ditangani ketika keadaan sudah menjadi krisis, tetapi diantisipasi melalui penyediaan sarana air bersih yang berkelanjutan.

Muhammad Sofian Sani juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, aparat keamanan dan dunia usaha untuk bersama-sama memperkuat kepedulian sosial, terutama dalam menghadapi dampak kekeringan yang setiap tahun menjadi persoalan di sejumlah wilayah.


“Yang dibutuhkan masyarakat bukan hanya janji, tetapi kehadiran nyata. Ketika air sulit, maka menghadirkan air untuk rakyat adalah bentuk pengabdian yang langsung dirasakan manfaatnya,” pungkasnya.

Posting Komentar

0 Komentar